11 January 2023

bg

Posted by
Read More »

30 October 2022

Tes Menambahkan Button Bootstrap Melalui Posting Blogger

Posted by

Tes, ini link demo menggunakan button dari Bootstrap:

Demo

Satu, dua, tiga......

Empat, lima, enam.....

Mengenal Bootstrap.......

Read More »

05 October 2017

Download Murotal Al Juhani per Halaman Mushaf Madinah

Posted by

Setelah mendengarkan kajian ustadz Dzulqarnain dengan tema memperkuat hafalan dan mengobati lupa. Sekarang waktunya untuk mempraktekan apa yang sudah kita dapat.

Yang paling pertama tentu saja berusaha menghafal Al Qur'an.

Proses ini harus bersama dengan seorang guru. Karena hanya lewat gurulah seorang bisa menjalani tahapan-tahapannya dengan benar.

Adapun apa yang tertulis disini hanya file pendukung. Mudah-mudahan menjadi sarana bangkitnya para penghafal. Sekaligus memudahkan para guru mendekatkan murid-muridnya agar mencapai tujuan.

Proyek ini menggunakan aplikasi Audacity versi 2.1.2 yang berjalan di Ubuntu versi 16.04 LTS (Xenial Xerus). Sedangkan source mp3nya diambil dari quranicaudio.com, freequranmp3.com dan lain-lain.

Adapun penentuan nomor halaman disesuaikan dengan halaman Mushaf Madinah. Mushaf ini dikenal dengan nama Mushaf Madinah karena dicetak di kota Madinah Al Munawarrah. Mushaf ini ditulis dengan khat karya Dr. Usman Ibnu Abduh Thaha atau lebih dikenal dengan Syaikh Usman Thaha Al Halabi.

Berikut ini salah satu hasil proyek tersebut dengan qori kali ini adalah Syaikh Abdullah Awwad Al Juhani. Salah satu Imam Masjidil Haram di Mekah, yang pernah juga menjadi Imam Masjid Qiblatain di Madinah, Imam Masjid Nabawi di Madinah dan juga Masjid Quba. Hal ini sebagaimana dilansir oleh wikipedia 1), 2).

Download Murotal Al Juhani per Halaman Mushaf Madinah


Download MP3 per Halaman Mushaf Madinah

Pada awalnya bacaan Al Qur'an per surat dalam format mp3 yang sudah saya download itu ingin saya jadikan bacaan per halaman dalam format ogg vorbis. Akan tetapi karena pernah mengalami ada beberapa player di Android yang tidak bisa memutar format tersebut, akhirnya lebih baik saya yang harus download plug in untuk Audacity agar hasilnya menjadi format mp3.

Untuk mengunduhnya silahkan klik tautan dibawah ini. Insya Allah bisa langsung di play di hp. Dan bagi yang menginginkan format lain selain mp3 silahkan unduh terlebih dahulu, nanti setelah itu filenya dikonvert sendiri.

Juz 1 

- Download halaman ke-1 juz 1 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-2 juz 1 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-3 juz 1 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-4 juz 1 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-5 juz 1 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-6 juz 1 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-7 juz 1 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-8 juz 1 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-9 juz 1 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-10 juz 1 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-11 juz 1 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-12 juz 1 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-13 juz 1 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-14 juz 1 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-15 juz 1 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-16 juz 1 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-17 juz 1 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-18 juz 1 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-19 juz 1 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-20 juz 1 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-21 juz 1 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani

Juz 2

- Download halaman ke-22 juz 2 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-23 juz 2 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-24 juz 2 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-25 juz 2 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-26 juz 2 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-27 juz 2 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-28 juz 2 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-29 juz 2 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-30 juz 2 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-31 juz 2 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-32 juz 2 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-33 juz 2 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-34 juz 2 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-35 juz 2 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-36 juz 2 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-37 juz 2 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-38 juz 2 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-39 juz 2 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-40 juz 2 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-41 juz 2 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani

Juz 3

- Download halaman ke-42 juz 3 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-43 juz 3 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-44 juz 3 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-45 juz 3 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-46 juz 3 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-47 juz 3 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-48 juz 3 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani
- Download halaman ke-49 juz 3 Mushaf Madinah - Syaikh Abdullah Al Juhani

Juz 4

- Halaman ke-50 juz 4 Al Juhani

Setelah browsing sana-sini, diluar sana ada juga proyek mp3 ayat per ayat. Mohon maaf proyek hobi ini dihentikan. Barangkali ada yang membutuhkan bisa kunjungi situs everyayah yang menyediakan konten yang sama, bahkan lebih lengkap.

Semoga bermanfaat.

Read More »

06 August 2017

10 Wasiat untuk Memperkuat Hafalan dan Mengobati Lupa

Posted by

Dan pembahasan ini juga perlu saya ingatkan. Bahwa dia adalah pembahasan ..ee.. kita bahasakan dari sebuah kutaib dengan judul "Asyru washoya li quwwatil hifzh wa iilazin nisyan" 10 wasiat untuk kekuatan hafalan dan mengobati kelupaan. Ya, oleh penulisnya Badr Al Utaybi.

Iya, saya sarikan pembahasan diceramah ini dari kitab ini.

Baik, jadi secara umum bahwa kita didalam belajar.. iya.. seorang kadang melihat sebagian dari penuntut ilmu sudah hadir di majlis-majlis ilmu, berbulan-bulan bahkan kadang ada yang bertahun-tahun...yang bertahun?...tahun. Tapi ternyata dari ilmu yang dia pelajari, banyak yang tidak melekat pada dirinya.

Kenapa? Karena dia tidak menghafalnya... tidak? menghafalnya.

ilustrasi-mengobati-lupa

Karena itu kata Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah:"Banyak buku yang kami sudah baca.. Banyak buku yang kami sudah baca... Banyak manfaat yang sudah kami lihat didalam buku-buku. Tetapi tidak ada yang tersisa kecuali apa yang kami hafal....kecuali apa yang kami hafal".

Karena itu hafalan adalah hal yang penting -iya-. Dan didalam memperbaiki hafalan ini, didalam seseorang, apa namanya menghafalkan ilmu, ini ada kiat-kiat, yang indah diterangkan, didalam majlis-majlis para ulama. Dan saya melihat didalam buku ini, diterangkan 10 wasiat yang bagus, dan insya Allahu ta'ala disela-sela pembahasan nanti, saya akan uraikan beberapa tambahan faidah, yang terkait dengan pembahasan kita.

Iya, terkait dengan pembahasan kita.

Jadi secara umum kalau seorang diberi taufik oleh Allah subhanahu wa ta'ala -iya- memiliki hafalan yang baik, maka itu akan membantu dia untuk selalu menjaga hafalannya dan menghindari kelupaan, menghindari lupa terhadap hafalannya.

Dan penyakit lupa itu muncul, itu ada sebab-sebabnya... ada.. sebab-sebabnya. Iya dan ini semuanya akan kita tuangkan didalam 10 wasiat yang merupakan pembahasan di pertemuan kita ini.

Wasiat yang pertama.

Saya mulai dengan wasiat yang pertama. Iya, adalah wasiat untuk selalu mengingat Allah subhanahu wa ta'ala, berdzikir kepadaNya dan mengulangi hal tersebut. Iya, ini wasiat penting didalam menghafal... wasiat penting bagi seorang didalam menghafal. Na'am, dan dia adalah sebab yang sangat kuat yang membawa seorang itu untuk bisa kuat hafalannya dan sedikit lupanya. Iya, bukan dikatakan tidak lupa. Sebab manusia kalau dia katakan tidak lupa itu pendusta namanya. Iya, tidak ada seorang ulama pun, walaupun hafalannya sekuat apapun, tidak keliru. Seluruh 'alim ada kekeliruannya didalam menghafal maupun yang lainnya. Karena itu kata Ibnu Ma'in rahimahullahu ta'ala:"Siapa yang berkata ada rawi tsiqoh yang tidak salah maka dia adalah pendusta...dia adalah pendusta."

Iya, kekeliruan dan kelupaan itu wajar, kadang terjadi, demikian pula ragu dalam lafadz. Iya, ada didalam rawi-rawi terkenal seperti dalam riwayat Syu'bah ibnul Hajjaj, sering beliau ragu...iya..pada kalimat. Dan dimaklumi bahwa Imam Malik rahimahullah didalam riwayatnya ada riwayat-riwayat yang dikritik terhadap beliau sampai Ad Daruquthni menulis risalah khusus kumpulan hadits-hadits Imam Malik yang beliau keliru didalamnya, bersendirian didalamnya. Iya, dan Al Uqaili menyebutkan didalam kitab Muqoddimah Adh Dhuafa, bagaimana -iya-keadaan para rawi itu didalam  penelitian para ulama. Dia rawi ketika diperiksa haditsnya diketahui rawi ini jumlah haditsnya... misalnya 100, iya hafalannya yang lurus ada 90 dan dia keliru dalam 10 hadits misalnya atau dia keliru dalam 5 hadits. Dan mereka tahu kekeliruannya, diungkap oleh para ulama yang lain.

Yang jelas bahwa kekeliruan dan kelupaan itu adalah tabiat manusia ....tabiat manusia. Iya, maka didalam kita menguraikan pembahasan ini:"Mengobati lupa ini adalah penyakit yang tidak bisa hilang sama sekali." Iya, diobati dalam artian dikurangi, iya, dikurangi dan tidak mengganggu apa yang dia hafal. Tidak mengganggu apa yang dia hafal.

(1). Maka wasiat yang pertama bagi siapa yang ingin memperoleh hafalan yang baik dan mengobati kelupaan adalah dia banyak berdzikir kepada Allah subhanahu wa ta'ala, terus menerus berdzikir dan mengingatNya. 

Iya, dan mengingat Allah ini... mengingat Allah subhanahu wa ta'ala... iya dengan 2 (dua) hal:

Yang pertama; dia selalu memperbaharui niatnya, selalu dia perbaharui niatnya. Iya, dia ketika belajar ilmu, menghafalkan ilmu, selalu dia perbaharui niatnya, dia ikhlaskan niat ini hanya untuk Allah, dia jaga niat tersebut. Iya, sebab seorang penuntut ilmu, diawal dia belajar -masya Allah- niatnya baik. Iya tapi di tengah jalan; dia mulai ditimpa oleh angin syubhat, ditimpa oleh angin dunia, iya ditimpa oleh angin syahwat. Akhirnya terjadi perubahan didalam  niatnya. Iya, terjadi perubahan didalam niatnya; kadang dia belajar ingin lebih pandai daripada yang lainnya, iya kadang dia belajar karena dia merasa tidak ingin diremehkan, atau yang semisal dengan itu.

Maka ini dari perkara-perkara, mengganggu niat seorang hamba. Maka dia hendaknya memperbaiki dan selalu mengulangi niatnya. Karena itu diriwayatkan oleh Al Khathib Al Baghdadi, diriwayatkan oleh Khathib Al Baghdadi dari Ibnu Abbas, Ibnu Abbas berkata:

إنما يحفظ الرجل على قدر نيته

"Sesungguhnya seorang itu mampu menghafal sesuai dengan kadar niatnya... sesuai dengan kadar niatnya"

Iya dan dimaklumi bagaimana keikhlasan itu indahnya. Apalagi ikhlas adalah pokok dari tauhid, dan tauhid memberikan keberkahan untuk seorang hamba. Iya, maka sepanjang dia mempelajari ilmu; hanya untuk Allah, karena Allah, dan untuk membela agama Allah. Maka ini dari perkara yang bisa membantunya untuk menguatkan hafalannya... untuk menguatkan hafalannya.

Iya baik, kemudian yang kedua dari mengingat kepada Allah terus menerus mengingat kepada Allah adalah dia memperhatikan wirid-wirid dan dzikir-dzikir harian; yang mutlaq maupun yang muqoyyadah (yang terikat).

Iya, sebab ini disebut didalam Al Qur'an; sebab sebagai obat lupa. Allah berfirman:

وَٱذْكُر رَّبَّكَ إِذَا نَسِيتَ

"Ingatlah Rabbmu (dzikirlah kepada Rabbmu) kalau engkau lupa"

Jadi Allah ingatkan bahwa siapa yang lupa hendaknya dia dzikir kepada Allah. Iya, dia dzikir kepada Allah. Jadi masuk didalamnya dia mengikhlaskan niatnya.. tadi... dan masuk juga didalamnya... dia menjaga... wirid-wiridnya, dzikir-dzikir hariannya.

Iya, selepas shalat, dia jaga dzikir dibelakang shalat, dia pelihara dzikir dengan dia memaknai dzikir tersebut, Bukan sekedar orang baca lewat, setelah itu berlalu. Tapi dia hayati dzikir tersebut. Iya, kemudian dzikir pagi dan sore, dia jaga, dzikir ketika akan tidur, dzikir ketika bangun dari tidur. Iya, kalau dia ingin keluar rumah, dia baca dzikir keluar rumah. Dia berjalan ke masjid, dia baca dzikir ketika berjalan ke masjid. Masuk ke masjid, keluar masjid dia baca dzikir masuk dan keluar masjid.

Demikianlah dalam seluruh aktifitasnya... dalam seluruh... aktifitasnya. Dia berusaha untuk memperbanyak dzikir kepada Allah subhanahu wa ta'ala. Iya, sebab kalau dia banyak mengingat Allah, Allah akan selalu mengingatnya. Allah berfirman:

فَٱذْكُرُونِىٓ أَذْكُرْكُمْ

"Ingatlah Aku pasti Aku akan selalu mengingat kalian."

Dan kalau seorang hamba diingat oleh Allah akan diperhatikan kebaikannya.

Iya, dan mengingat itu amalan dan al jazaa'u min jinsil 'amal... balasan dari jenis amalan. Karena dia banyak mengingat kepada Allah, diberikan untuknya balasan dari jenis amalannya; Allah mengingatnya dan dengan itu peluang besar dia diberikan kekuatan didalam mengingat dan didalam menghafal sehingga kurang lupanya.

Iya, baik jadi ini wasiat yang pertama: banyak berdzikir kepada Allah subhanahu wa ta'ala. Iya, dan para ulama menyebutkan bahwa dzikir kepada Allah ini, dia adalah sebab yang sangat kuat membantu hafalan dari tiga sisi. Mereka sebutkan:"Kalau ada yang bertanya kenapa dzikir adalah sebab yang menguatkan hafalan?"

Jawabannya ada 3 (tiga) sebab:
Yang pertama sebab yang pertama adalah dari sisi hubungan hamba itu kepada Allah. Iya, kalau dia banyak berdzikir kepada Allah, hubungannya akan semakin dekat, semakin erat. Dan ini akan menambah kekuatannya dan akan memudahkan pertolongan dari Allah untuknya. Dan kalau dia semakin dekat dengan Allah maka syaithan akan semakin jauh darinya. Iya, sebab syaithan ini sering membuat orang lupa; lupa shalat, lupa dzikir, lupa kebaikannya. Iya, syaithan ini yang paling banyak menganggu anak-anak didalam menghafal dan membuatnya lupa sebagaimana kita mengambil pelajaran dari kisah perjalanan Nabi Musa. Nabi Musa ketika berjalan ingin menjumpai Nabi Khidir beliau membawa anak muda (pelayannya). Iya, membawa ikan sebagai tanda nanti kalau ikannya hilang... -iya- maka disitulah tempat berjumpanya dengan Nabi Khidir.

Tapi apa yang terjadi?

Dia dibuat lupa oleh syaithon. Iya, karena itu didalam Al Qur'an diterangkan:

قَالَ أَرَءَيْتَ إِذْ أَوَيْنَآ إِلَى ٱلصَّخْرَةِ فَإِنِّى نَسِيتُ ٱلْحُوتَ وَمَآ أَنْسَىٰنِيهُ إِلَّا ٱلشَّيْطَنُ أَنْ أَذْكُرَهُۥ

"(Anak muda ini berkata):"Ingatkah engkau ketika kita berada di batu besar,  waktu itu saya melupakan ikan itu, dan tidak ada yang membuat aku lupa kecuali syaithon, syaithon yang membuat saya lupa tidak menyebutkannya kepada engkau."

Padahal:

فَٱتَّخَذَ سَبِيلَهُۥ فِى ٱلْبَحْرِ سَرَبًۭا

"Saya melihat ikan itu berjalan menakjubkan ke laut"

Dan dia sudah liat tandanya, ikannya berjalan ke laut, itulah tanda yang dicari, oleh Nabi Musa dengan perjalannya yang sedemikan jauh. Tapi sedemikian besar gangguan syaithan, pelayan Nabi Musa ini bisa lupa... dibuat lupa oleh syaithon. Iya, sebagaimana syaithon juga sudah berbuat perkara lain.

Coba perhatikan Nabi Yusuf... dipenjara... tinggal di dalam penjara bidh'asiniin.
Sebabnya apa? Hah? Dia lama dalam penjara? Dua orang yang dita'wil mimpinya oleh Nabi Yusuf satunya selamat dan satunya (seperti yang beliau ta'wil) akan dipenggal lehernya.

Iya, yang selamat ini dipesani oleh Nabi Yusuf:"Nanti kalau kamu sudah bekerja lagi kepada tuanmu ...iya, kepada Raja... maka sebutlah kepadanya tentang saya; perkara yang menimpaku; fitnah yang terjadi terhadapku."

Tapi apa yang terjadi?

Si pelayan ini, orang yang selamat ini, dia lupa tentang Nabi Yusuf. Sampai Nabi Yusuf tinggal di dalam penjara bidh'asiniin antara tiga sampai sembilan tahun.

Iya, padahal kejadian yang terjadi luar biasa; Nabi Yusuf menta'wil mimpi. Iya, dan terjadi seperti apa yang dia sebutkan. Itu suatu ilmu yang harusnya -iya- dia ketahui keutamaan Nabi Yusuf, membekas didalam jiwanya, tapi bisa lupa sedemikian lamanya...-iya-... bisa lupa sedemikian lamanya.

فَأَنسَىٰهُ ٱلشَّيْطَنُ

Siapa yang membuat dia lupa? Disebut dalam Al Qur'an:

"Syaithan yang membuatnya lupa."

Syaithan yang membuat dia lupa. Karena itulah, hubungan antara hamba dengan Rabb-Nya tatkala semakin kuat maka ini akan memberikan untuknya bantuan kekuatan menjauhkannya dari syaithan yang sering mengganggu manusia dengan kelupaan.

Selengkapnya, silahkan kunjungi situs webnya Ustadz Dzulqarnain via tautan berikut ini.

Adapun tulisan diatas adalah hasil transkrip audio ke teks dari tautan tersebut yang berformat mp3. Dan audio mp3 ditautan tersebut tidak tertranskip seluruhnya, melainkan hanya dari menit 13:36 - 29:49 saja.

Demikian, harap maklum.

Read More »

24 April 2017

Propaganda Sarkub di Balik Teori Bumi Datar

Posted by
Teori Bumi Datar (Flat Earth Theory) yang viral beberapa waktu lalu, tidak hanya ramai dibicarakan dari sudut pandang sains. Sebagian pendukung teori ini ada juga yang menghubungkannya dengan ajaran Islam.

Kemudian, muncul sebagian pihak lainnya yang menjadikan fenomena tersebut sebagai senjata untuk menyerang. Dalam propagandanya, kubu yang satu ini punya misi tersendiri. Jika dilihat sekilas, hal tersebut bisa ditebak dengan jelas. Diantaranya ingin mengarahkan kesimpulan; bahwasannya pendukung teori flat earth dari kalangan kaum muslimin menunjukan ciri khusus seseorang dalam beragamanya.

Bagi para pemerhati, tentu ini termasuk vonis yang gegabah dan terburu-buru.

Akan tetapi demikianlah faktanya. Hal ini sebagaimana saya lihat langsung saat terdampar di sarkub. Setelah membacanya, ada beberapa yang ingin saya komentari. Dan yang paling mencolok adalah judulnya yang sangat bombastis. "Kata Salafi, Bumi itu Datar berdsarkan Al Qur'an, Benarkah???" Demikian tulis sarkub. Berikut ini bukti screenshotnya:

bumi-datar-kata-salafi
http://sarkoh.com/kata-salafi-bumi-itu-datar-berdsarkan-alquran-benarkah/
 
Postingan tersebut diunggah pada tanggal 5/11/2014 tanpa disertai satu rujukan pun siapa yang mengatakanya, apa judul bukunya, mana rekaman mp3 kajiannya, atau di situs mana tulisan orang yang mau disanggah itu didapat.

Adapun curhat ini baru dibuat akhir-akhir ini. Sehingga, saya rasa ada efek tertentu terhadap masyarakat di negeri kita yang lumayan akut sebagai akibat penggiringan opini publik dari tulisan tersebut.

Bahkan tidak tanggung-tanggung, dalam tulisan extra overdosis yang dimuat sarkub tersebut ada bentuk provokasi yang masif, terutama dalam baris kalimat berikut sebagaimana mereka tulis:

"Lebih dari itu, tidak tanggung-tanggung, mereka malah berani mengkafirkan orang-orang yang berkeyakinan bahwa bumi ini bulat adanya. Kata mereka orang yang tidak percaya bahwa bumi ini datar melawan ayat-ayat Al-Qur’an yang telah menjelaskan dengan nyata bahwa bumi ini datar!" lihat bukti screenshot disini.

Baris-baris kalimat seperti itu beserta judulnya, mengingatkan kita akan sebuah teknik propaganda yang dipelopori oleh Joseph Goebbels; seorang Menteri Penerangan Publik dan Propaganda Pemerintah Nazi (Adolf HItler).

Teknik propaganda jitu hasil kepiawaiannya itu konon diberi nama Argentum ad nausem atau lebih dikenal sebagai teknik Big Lie (kebohongan besar). Dimana prinsip dari tekniknya itu adalah menyebarluaskan berita bohong melalui media massa sebanyak mungkin dan sesering mungkin hingga kemudian kebohongan tersebut dianggap sebagai suatu kebenaran. Sebuah teknik yang sederhana namun sungguh sangat mematikan. (lihat wikipedia).

Sekarang, mari kita buktikan racun di balik artikel tersebut agar orang-orang yang akalnya masih jernih bisa menimbang segala sesuatunya secara adil dan proporsional.  

Pertama, coba bandingkan tulisan sarkub tadi dengan tulisan tertuduh yang ada di internet.

Diantaranya silahkan klik link berikut ini. Dimana ustadz Salafy yang bernama Sofyan Ruray ini menulis sebuah artikel dengan judul:"Ulama Islam Sepakat: Bentuk Bumi Bulat, Tidak Bergerak dan Matahari Mengelilinginya."

Dari judulnya saja, sobat kiranya sudah bisa menyimpulkan, siapa sebenarnya yang berdusta yang suka memelintir kata-kata?

Judul artikel dari seorang ustadz Salafy tersebut kemudian dipertegas lagi dengan image yang mewakili. Berikut ini bukti screenshotnya:

bumi-bulat-menurut-salafi
Kata Salafi, Bentuk Bumi Bulat (source: sofyanruray.info)

Kemudian, didalam uraiannya, Ustadz Sofyan Ruray pun menukil ucapan para ulama semisal Ibnu Hazm dan Ibnu Taimiyah rahimahumullah yang menyatakan bahwa bumi itu bulat. Adapun dari kalangan kontemporer, ulama yang dikutip ucapannya bahwa bumi itu bulat adalah Syaikh Al Utsaimin rahimahullah; seorang ulama Salafy asal Saudi Arabia dan Al-Lajnah Ad-Da`imah Lil Buhutsil ‘Ilmiyyah wal Ifta’ (Komisi Tetap untuk Riset Ilmiyyah dan Fatwa) Kerajaan Saudi Arabia.

Artikel Ustadz Sofyan ini tertanggal 13 Juli 2016, memang lebih baru jika dibandingkan dengan artikel sarkub tertanggal 5 November 2014. Akan tetapi coba lihat fakta berikutnya yang saya temukan pada paparan kedua.

(Insya Allah penjelasan secara lisan dan tulisan dari Ustadz Salafy lainnya yang bertemakan tentang hal tersebut sebenarnya secara jelas dan gamblang. Dan itu tidak sebagaimana tuduhan ngawur sebagian orang yang memendam kebencian. Namun qoddarullah karena keterbatasan waktu, saya tidak bisa mereview semuanya).

Kedua, mari kita bandingkan tulisan sarkub tadi dengan tulisan salah seorang ustadz Salafy yang tercetak dalam bentuk sebuah buku.

Buku tersebut diberi judul: "MATAHARI MENGELILINGI BUMI, Sebuah Kepastian al-Qur'an dan as-Sunnah serta Bantahan Terhadap Teori Bumi Mengelilingi Matahari." karya Ahmad Sabiq bin Abdul Lathif Abu Yusuf.

Buku Matahari Mengelilingi Bumi dan Bentuk Bumi Bulat
Buku Matahari Mengelilingi Bumi dan Bentuk Bumi Bulat (sumber: arsip pribadi)


Buku tersebut dengan penerbit Pustaka Al Furqon, Gresik, Jawa Timur, dan kata pengantar serta muroja'ah oleh Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron, Lc. Adapun pada tanggal berapa saya beli buku tersebut? saya sendiri lupa, soalnya di buku tidak tertulis rekam jejaknya. Tapi yang jelas, saya pulang dari Jakarta yaitu sekitar akhir tahun 2006.

Dan dalam buku yang sampai ke tangan saya tersebut tercatat sebagai cetakan yang ke-2 (revisi) Jumada Tsani 1427 H (lihat gambar foto dibawah)

Ini buku yang ada ditangan saya, lalu bagaimana dengan judul buku tersebut dari cetakan pertama dan cetakan keduanya? Tentu saja sebelum tahun 1427 H.

Sekarang, jika yang jadi patokan adalah buku yang telah sampai ke tangan saya berarti buku ini tertulis tahun 1427 H atau sekitar 2006 M yah????

Berdasarkan data-data ini diketahui bahwa tulisan Ustadz Salafi terkait masalah bumi bulat ternyata sudah ada sejak sebelum tahun 1427 H. Apalagi jika objek pembandingnya adalah buku cetakan pertama.

Cetakan tahun Buku Bumi Bulat dan Matahari Mengelilingi Bumi
Cetakan tahun Buku Bumi Bulat dan Matahari Mengelilingi Bumi (sumber: arsip pribadi)


Sekarang kita masuk kedalam pembahasan buku tersebut. Didalam uraiannya ada sebuah bab khusus tentang penetapan bahwa bumi itu bulat. Uraian ini tepatnya pada halaman 77 Bab 4; Bumi dan Langit Bulat, sebagaimana nampak dalam gambar dibawah ini.


Penjelasan-salafi-tentang-bentuk-bumi
Penjelasan Bentuk Bumi dan Langit yang Bulat (sumber: arsip pribadi)

Untuk memudahkan berikut ini saya salinkan transkripnya:

4. Bumi dan Langit Bulat Ketahuilah wahai saudaraku seiman, bahwa bumi yang kita tempat ini berbentuk bulat menurut kesepakatan para ulama. Hal itu mereka nyatakan jauh-jauh hari sebelum para ilmuwan barat menyatakan hal ini. Berkata Imam Ibnu Hazm dalam al-Fishal fil Milal wan Nihal (2/97):"Pasal penjelasan tentang bulatnya bumi. Tidak ada satu pun dari ulama kaum muslimin - semoga Allah meridhlai mereka - yang mengingkari bahwa bumi itu bulat, dan tidak dijumpai bantahan atau satu kalimat pun dari salah seorang dari mereka, bahkan al-Qur'an dan as-Sunnah telah menguatkan tentang bulatnya bumi."

Hal senada pernah dikatakan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dengan menukil perkataan Imam Abul Husain Ahmad bin Ja'far bin Munadi - salah seorang ....

Penjelasan Salafi Bentuk Bumi dan Langit yang Bulat
Penjelasan Bentuk Bumi dan Langit yang Bulat (sumber: arsip pribadi)


ulama Hanabilah yang sangat masyhur di zamannya berkata:"Demikian juga para ulama sepakat bahwasannya bumi dengan segala gerakannya, baik di darat maupun di laut itu bulat." (Lihat Majmu' Fatawa Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah 25/159).

Dan Syaikhul Islam pun menukil adanya ijma' para ulama mengenai hal ini dari Imam Ibnu Hazm dan Abul Faraj Ibnul Jauzi. (Lihat Majmu' Fatawa 6/586)..... dan seterusnya sebagaimana nampak pada gambar diatas.
Berdasarkan data ini diambil kesimpulan bahwa: Sekitar tahun 2006, salah seorang Ustadz Salafy menulis buku yang mengatakan bahwa "Bumi itu bulat". Kemudian pada tahun 2014, salah seorang Ustadz Sarkub menulis di internet bahwa "Kata Salafi, Bumi itu Datar" Dan fakta lainnya yang terungkap adalah, jika Ustadz Sarkub bolak balik membacanya dari tahun 2006 hingga kiamat nanti tidak akan didapati kalimat yang mengatakan vonis kafir terhadap orang yang berbeda pendapat pada permasalahan tersebut. Akan tetapi Ustadz Sarkub menulis di tahun 2014 begini:"...mereka (=maksudnya salafi) malah berani mengkafirkan orang-orang yang berkeyakinan bahwa bumi ini bulat adanya".

Ketiga, mari kita bandingkan tulisan sarkub di artikel lainnya dengan fatwa salah seorang ulama yang disebut-sebut oleh sarkub sebagai penemu teori bumi datar (flat earth theory). Berikut ini bukti screenshotnya:


Penemu Teori Bumi Datar
Penemu teori bumi datar kata sarkub


Artikel tersebut diposting oleh sarkub pada tanggal 23/10/2011 dengan judul:"Teori Bumi Datar; Penemuan Brilian Ulama Wahabi". Sedangkan buku karangan Ustadz Salafy yang sudah tercetak dan tersebar dengan judul "MATAHARI MENGELILINGI BUMI, Sebuah Kepastian al-Qur'an dan as-Sunnah serta Bantahan Terhadap Teori Bumi Mengelilingi Matahari." karya Ahmad Sabiq bin Abdul Lathif Abu Yusuf itu sudah saya baca pada tahun 2006. Didalamnya dikatakan bahwa bumi itu bulat sebagaimana screenshot bukti yang saya upload diatas.

Jika sobat penasaran, silahkan baca buku tersebut, niscaya anda berkesimpulan tentang tulisan-tulisan sarkub sebagaimana kata pepatah "Ada lobster di balik batu".

Sekarang, mari kita bandingkan artikel tadi dengan ucapan Syaikh bin Baz rahimahullah. Berikut kutipannya:

Asy-Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahullah :

Tanya : “Bumi ini bulat, ataukah datar? ”

Jawab : “BUMI INI BULAT menurut para ‘ulama. Ibnu Hazm dan sejumlah ‘ulama lainnya telah menukilkan adanya Ijma’ (kesepakatan) ‘ulama bahwa bumi ini bulat. Yakni satu bagiannya bersambung dengan bagian lainnya, bulat seperti bola. Namun Allah hamparkan bagian atasnya, Allah jadikan di atasnya gunung-gunung yang kokoh, Allah jadikan juga padanga hewan-hewan dan lautan-lautan, sebagai rahmat untuk kita.

Oleh karena itu, Allah berfirman,

{وَإِلَى الْأَرْضِ كَيْفَ سُطِحَتْ} [الغاشية : 20]

“Tidakkah mereka melihat pada bumi bagimana ia dibentangkan” (al-Ghasyiyah : 20)

Jadi bumi ini bagian atasnya terhampar agar manusia bisa hidup di atasnya dan bisa tenang di atasnya.

Kondisi bumi yang bulat tidaklah menghalangi dihamparkannya pada atasnya. Karena sesuatu yang besar, apabila dihamparkan akan menjadi permukaan yang luas. (Sumber: manhajul-anbiya.net)  

Keempat, mari kita bandingkan tulisan sarkub tadi dengan tulisan situs salafy lainnya.

Selain ulama yang berpendapat bahwa bumi itu bulat, ada beberapa ulama lain yang menafikan bahwa bumi itu bulat. dr. Raehanul Bahraen dalam artikelnya di muslim.or.id dengan judul:"Apakah Bumi Bulat, Bola Atau Datar Menurut Pandangan Syariat?" mencontohkan beberapa ulama yang tidak berpendapat bahwa bumi itu bulat. Diantaranya adalah Al-Qahthaniy Al-Andalusy, Al-Qurthubi dan dalam Tafsir Jalalain.

Sehingga, penulisnya mengambil kesimpulan sebagai berikut:
  1. Tidak ada dalil yang tegas dalam Al-Quran dan Sunnah yang menyatakan bahwa bumi itu bulat atau datar,
  2. Permasalahan apakah bumi bulan atau datar bukanlah permasalahan aqidah. Sehingga, tidak layak bagi kaum muslimin berpecah belah dalam hal ini, saling mencela, menyindir dan bermusuhan dalam rangka mendukung pendapatnya. Karena bukan masalah aqidah maka tidak bisa menyebabkan seseorang menjadi kafir hanya karena keyakinan apakah bumi bulat atau datar.
  3. Apakah bumi itu bulat atau datar maka dikembalikan kepada penelitian dan fakta ilmiah dan tentunya oleh para ahlinya dalam masalah ini.
  4. Dalil Al-Quran dan Sunnah yang sudah pasti dan tegas (dalil qath’i) tidak akan bertentangan dengan fakta ilmiah dan akal manusia yang sehat.
  5. Yang lebih penting dari “bumi datar atau bulat” adalah kita hidup di atas bumi, akan meninggalkan bumi menuju kampung akhirat yang kekal serta bagaimana agar bumi sebagai tempat mencari bekal untuk pulang ke kampung akhirat yaitu bekal iman, takwa, amal kebaikan yang bermanfaat bagi manusia dan makhluk di muka bumi.
Kesimpulan
Sekarang sobat bisa menilai sendiri:"Benarkah kata Salafi, Bumi itu Datar?" Benarkah:"Teori Bumi Datar Adalah Penemuan Ulama 'Wahabi'?" Dan yang paling penting lagi pesan terselubungnya itu. Benarkah "Mereka berani mengkafirkan orang-orang yang berkeyakinan bahwa bumi ini bulat?"

Jika ini sudah terjawab, mudah-mudahan sobat tidak lagi mudah diprovokasi hanya karena si pembicara tersebut mempunyai kedudukan di tengah umat. Terlebih lagi membubarkan pengajian-pengajian yang anda sendiri belum pernah membandingkannya sendiri secara langsung.

Demikian, semoga sedikit uraian ini ikut mewarnai dunia yang tidak selebar daun mangga ataupun dunia maya.  
Read More »

23 April 2017

Tanpa Operasi; Dua Batu Keluar Waktu Pipis.... Alhamdulillah

Posted by
Sakit perut ternyata tidak sesederhana yang saya kira. Begitu juga yang namanya masuk angin. Sebelum batu keluar dari saluran kencing itu, saya disebut-sebut kena maag, masuk angin, angin duduk, "sula" dan yang sebangsanya.

Begitulah, biarpun "sakit perut" model ini kadang mampir dalam waktu yang lama. Bahkan bisa jadi tahunan atau beberapa tahun sekali. Akan tetapi, "sakit perut" model ini membuatku tak berdaya saat ia melepas kangennya.

Gara-gara "sakit perut" ini pernah suatu ketika saya digendong sama kakak dari sawah. Beberapa tahun kemudian, pernah juga langsung cabut balik ke kosan sehingga gak bisa ikut ujian. Dan bahkan pernah juga di USG layaknya ibu-ibu hamil lho. Padahal saya kan salah satu "oknum" dari kaum Adam dan bukannya salah satu "korban" dari kaum Hawa ..... :)

Adapun vonis dari beberapa dokter yang pernah saya konsultasikan. Saya disebut kena konstipasi disebabkan kurang makanan berserat, perubahan gaya hidup, kurang minum air putih dan kurang gerak/olah badan.

Suatu ketika saya kena "sakit perut" ini lagi akhirnya dibawa oleh kakak ke daerah Cikedung sana. Disana akhirnya diperiksa sama dr. Rohidin, MARS. Seingat saya, selain dijelaskan seputar konstipasi, dokter juga mengatakan tentang kemungkinan mengalami radang usus atau indikasi lainnya yang cukup berbahaya.

Waktu itu berdasarkan gejala-gejala yang saya rasakan seolah-olah makanan di perut ini gak mau turun, rasa begah, perut kembung, tidak nafsu makan, merasa kenyang, dan lain-lain.

Dan sebagai seorang netizen. Kalau waktu sakit perutnya ngalamin sakit perut sebelah kiri otomatis browsing cari tahu di internetnya seputar tulisan sakit perut sebelah kiri. Dan suatu ketika ngalamin sakit perut sebelah kanan, lagi-lagi saya cari referensi di internet seputar hal tersebut.

Tentu saja satu referensi dari pakar atau pengalaman satu orang tidak akan cukup untuk membuat puas rasa ingin tahu itu.

Dan umumnya, info yang saya dapat itu sangat bermanfaat. Karena memperbanyak khasanah tentang itu sama saja dengan berusaha mengenali diri sendiri. Ungkapan ini tidak hanya berlaku untuk tulisan dari para dokter saja. Bahkan tidak menutup kemungkinan adalah pengalaman serta masukan dari orang-orang dekat maupun jauh.

Namun begitu, saya tidak bisa menetapkan vonis sebagaimana kesimpulan akhir katanya orang-orang. Kan bisa jadi, apa yang kita ungkapkan itu tidak mewakili gambaran seutuhnya tentang kondisi tubuh. Sedangkan anjuran dari orang-orang tentu saja sesuai fakta dan pengalamannya yang didapat. Mungkin saja pengalamannya persis sama atau mungkin saja hanya ada beberapa sisi kesamaannya.

Bahkan bisa jadi lantaran gambaran yang disampaikan kadang tidak sepenuhnya tertuang dalam kata-kata. Sehingga inilah yang terkadang menghasilkan kesimpulan yang berbeda antara satu orang dengan yang lainnya.

Oleh karenanya lewat tulisan ini saya ingin sedikit berbagi pengalaman saya.

Waktu itu, beberapa minggu sebelum Februari 2017 saya mengalami sakit perut yang luar biasa. Rasanya seperti dilipat dan perut terasa keras. Saya amati kali ini sakit perutnya pada bagian kanan. Nyeri banget tapi tidak sehebat sakit perut sebelah kiri beberapa tahun lalu waktu batu pertama itu keluar. Rasa kembung, mual dan begah saya anggap sama dengan yang pertama.

Berdasarkan pengalaman pertama, saya sudah mengira, jangan-jangan ini karena batu ginjal juga, tapi dari yang sebelah kanannya.

Kamis pagi pada tanggal 9 Februari 2017 kembali mengalami sakit perut, kembung dan mual sehingga tidak bisa kerja mengantarkan susu kedelai. Tumben, gak berselang lama sakit ini koq datang lagi, gak biasa-biasanya, rupanya kangennya belum hilang.

Kondisi tersebut akhirnya berubah, beranjak siang saya merasa agak mendingan. Bahkan sore hari saya merasa sudah seperti sehat sedia kala.

Namun aneh, lagi-lagi koq gak seperti sakit perut yang dulu. Dulu intervalnya cukup lama. Berbeda dengan sekarang, Jum'at pagi sehabis BAB, gejala mau sakit perut kayaknya datang lagi. Dan bener juga, setelah sarapan semangkuk sauto rasa sakit itu datang. Sampe akhirnya saya gak makan siang hingga sore harinya.

Hingga besoknya, hari Sabtu cuma makan bubur saja, itu juga pada sore harinya. Perasaan perut seperti penuh, tapi kondisi fisik lemes juga. Untuk memulihkan tenaga saya minum susu kambing dan kadang-kadang madu. Lihat gejala-gejala kayak batu ginjal gini saya juga minum minyak zaitun. Konon selain kumis kucing, minyak zaitun juga termasuk herbal yang disarankan buat penderita kencing batu.

Pada hari Minggu saya cuma makan sekali, dan sore harinya masih terasa kenyang. BAB baru hari Senin besoknya. Setelah ini badan seperti membaik cuma rasa mulas pada bagian bawah perut. Rasa mulas itu lebih terasa lagi pada saat kencing. Hingga akhirnya Selasa pagi batu itu pun keluar. Kebetulan saya kencing dengan posisi jongkok. 

penampakan batu ginjal
Penampakan batu ginjal

Alhamdulillah... batu ini adalah batu kedua. Sebelumnya pernah keluar juga pada tahun 2014. Dan batu yang kedua ini sifatnya sama. Keras tidak bisa dicuil dengan kuku, bentuknya seperti tulang, warna pada beberapa sisi terlihat putih dan lainnya kecoklatan.

kencing batu gedenya segini gan
Kencing batu gedenya segini gan

Pada saat baru keluar, warna putih yang nampak pada beberapa titik begitu mencolok atau putih pekat sedangkan warna coklat yang mendominasi terlihat muda.

batu ginjal dalam genggaman
batu ginjal dalam genggaman

Bau batu ini tidak terasa jelas tapi saya memaksakan mencium aromanya dari jarak dekat. Tentunya setelah batu itu saya bilas dengan air bersih berkali-kali (tanpa menggunakan sabun). Siapa tau bisa dibuat batu akik hehe....

perbandingan batu ginjal dengan hp nokia 1202
perbandingan batu ginjal dengan hp nokia 1202

Kemudian, dari pengalaman itu saya simpulkan bau batu ini sedikit beraroma, tapi bukan aroma busuk yang menusuk. Baunya seperti bau obat atau seperti bau vitamin C yang rasanya enak. Atau bau obat-obatan yang dikemas di botol-botol plastik  itu. Atau mirip juga bau minuman yang seger gitu.

Sedangkan pada tahun 2014, waktu batu pertama yang keluar. Rasa sakit yang saya rasakan adalah sakit perut sebelah kiri. Pada bagian pinggang sebelah kiri agak kebelakang juga terasa sakit. Dan beberapa malam sebelum keluarnya, air seni terlihat seperi minuman Coca Cola. Waktu itu kencing juga terasa perih dan kadang warna air seninya lebih berwarna coklat pekat.

Setelah batu pertama keluar saya berusaha memecahkannya dengan tangan tapi tidak bisa. Akhirnya dengan hantaman palu batu itu pecah jadi dua. Batu itu sendiri keluar pada tahun 2014 sedangkan pekerjaan saya yang lebih banyak duduknya dimulai sejak awal tahun 2007. Adapun minuman herbal yang saya konsumsi berupa madu baik madu hutan maupun ternak, habbatussauda yang cair maupun kapsul, minyak zaitun dan lain-lain seingat saya sejak pertengahan tahun 2010.

Dari pengalaman ini akhirnya saya mencoba mengambil pelajaran. Diantaranya kembali mengingat proses pencernaan yang pernah diajarkan di sekolah beserta letak-letak organ tubuh didalamnya.

Dan bagi yang beragama Islam, bisa digabungkan dengan tuntunan hidup yang diajarkan oleh Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam dalam kesehariannya. Seperti halnya porsi maksimal makanan, minuman dan udara yang masuk kedalam lambung, posisi tidur yang dianjurkan, makanan dan minuman sehat yang dikabarkan berbarokah serta yang lainnya.

Jangan lupa juga dengan banyak berdoa. Contohnya doa pagi dan sore yang rutin sebagaimana diajarkan oleh Nabi. Disitu kan ada doa yang maknanya meminta kepada Allah berupa kesehatan badan, pendengaran, penghlihatan dan lain-lain.

Berkaca dari kejadian itu juga, rupanya saya ini kurang menerapkan pola hidup sehat. Karena kebetulan pekerjaan saya ketika itu memang lebih banyak duduk. Kurang banyak bergerak karena asik duduk di jendela dunia.

Selain masalah pekerjaan, jenis-jenis makanan dan minuman yang jadi asupan juga mesti diperhatikan. Kebetulan saya suka jenis-jenis makanan seperti daging, ikan, susu dan produk-produk turunannya. Beberapa bulan pada tahun 2010 bahkan saya membiasakan diri minum susu khusus untuk tulang karena waktu itu mengalami kecelakan yang menyebabkan cidera pada bagian tulang.

Oh ya, makanan dan minuman dari jenis kedelai dan kacang-kacangan juga ternyata rutinitas menu saya. Saya perhatikan, diantara kesukaan saya itu "rumbah" yang berbahan dasar kacang panjang dan toge, sambal kacang dan gorengan tempe. Ditambah lagi minumannya susu kedelai. Makanan dan minuman itu kan kaya akan kalsium yah?

Saya pikir, bisa jadi makanan dan minuman itulah yang menjadi faktor terjadinya batu ginjal tersebut. Karena batu ginjal bisa terbentuk dari kandungan kalsium yang berlebih yang tidak terurai sempurna dan dibuang lewat air seni. Secara fakta, saya perhatikan takaran air putih yang saya konsumsi ternyata kurang dari dua liter.

Ini bukan berarti njelek-njelekin makanan dan minuman kesukaan saya yah? Namanya berlebih, makanan sebaik apapun tentu tidak baik. Makanya perlu keseimbangan antara makanan, minuman dan udara didalam lambung sebagaimana disabdakan oleh teladan kita.

Sehingga inilah keterkaitannya antara "sakit perut", "masuk angin", "angin duduk", "maag", "sula" atau apapun nama yang diberikan orang-orang dengan batu ginjal yang saya alami. Pada saat batu itu terbentuk mungkin sakit perut dengan interval yang cukup lama itulah indikasi yang mengingatkan saya. Dan pada saat batu itu mulai turun dari ginjal menuju ureter, sakit perut itulah yang mungkin saya alami. Lalu pada saat ia berada di kantong kemih rasa mulas itulah yang saya rasakan.



Hal ini sebagaimana dikatakan dr. Kosasi Kwek di Kompasiana yang sudah saya copas disini. Dokter berkata:"Jika batu ginjal menyumbat/tersangkut di saluran keluar ginjal atau tersangkut di ureter ( saluran antara ginjal dan kantong kemih ), maka timbullah gejala atau keluhan yang membuat penderita merasa mengalami "angin duduk". Keluhan sakit perut dan pinggang yang disebabkan oleh batu ginjal dalam medis disebut "kolik renal", sedangkan yang disebabkan oleh batu di ureter disebut "kolik ureter". Kolik renal dan kolik ureter yang hebat itulah yang membuat penderita merasa mengalami "angin duduk"."

Mudah-mudahan pengalaman ini memberikan wacana baru bagi sobat yang membaca artikel ini yang kebetulan terdampar karena bantuan keyword lewat google seperti: obat herbal untuk batu empedu, obat herbal batu ginjal tanpa operasi, obat kencing batu di apotik, cara mengobati kencing batu, obat batu ginjal di apotik, obat batu ginjal paling aman dan lain-lain.

Pesan saya, jangan remehkan sakit perut ataupun konstipasi. Hubungi dokter untuk pemeriksaan dan konsultasi. Karena bisa jadi itu adalah pertanda ada indikasi. Karena organ-organ itu tidak bisa berbicara. Makanya dia kasih sinyal kode dan tanda-tandanya.

Alhamdulillah yah, kalau batu itu keluar rasanya bikin plong. Barangkali perasaan lega ini bisa digambarkan sedikit mendekati rasanya ibu-ibu selepas melahirkan kali ya..... :)


Read More »

22 April 2017

Motivasi dan Adab-Adab dalam Menuntut Ilmu

Posted by
Ma'asyiral ikhwah wal akhwat rahimani wa rahimakumullah. Pada sore hari ini, insya Allahu ta'ala kita akan mengkaji sebuah mandhzumah; rangkaian bait-bait syair, ringkas insya Allah. Yang terdapat didalamnya, motivasi dan adab-adab seputar menuntut ilmu.

Ilustrasi motivasi dalam menuntut ilmu (sumber: pixabay.com)


Menuntut ilmu agama, selalu mempelajari ilmu agama, seharusnya mejadi akhlak dan tabiat pokok didalam jiwa. Harus selalu diulang hal tersebut, ditanamkan didalam jiwa. Supaya menjadi kepribadian, menjadi sebuah kebiasaan, dan ia... merasa sejuk dan merasa besar dengannya. Menjadi indah kehidupannya dengan ilmu tersebut.

Iya. Dan ini perlu keseriusan dan perlu perhatian.

Maka diantara jasa ulama kita rahimahumullah semoga Allah merahmati mereka yang telah meninggal dan yang menjaga mereka yang masih hidup. Mereka selalu mengulangi pembahasan tentang keutamaan ilmu, keutamaan orang-orang yang berilmu, kebaikan para penuntut ilmu, serta adab-adab dan etika seputar ilmu agama itu.

Iya, sebab itu adalah sumber kebaikan. Sumber... kebaikan.

Apabila karya-karya mereka selalu kita baca dan kita kaji, maka terdapat, didalam karya-karya tulis tersebut, beraneka ragam bentuk penanaman terhadap keutamaan ilmu dan etika dalam menuntut ilmu. Dan ini tentunya memberi pengaruh didalam jiwa.

Iya. Dan seorang muslim dan muslimah, tidak akan baik kehidupannya di dunia dan tidak di akhirat, kecuali dengan perhatian terhadap ilmu agama dan mengamalkannya didalam kehidupannya.

Karena itu mengikat umat dengan ilmu, selalu memberikan motivasi terhadap ilmu. Ini termasuk perkara penting. Termasuk perkara pokok. Karena itu Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam tidak henti-hentinya beliau mengajari para sahabatnya. Dan beliau menganjurkan terhadap ilmu guna mempelajari ilmu. Demikian pula yang dilakukan oleh para sahabat, para tabiin dan para ulama. Karena itu adalah lambang tegaknya agama. Dan ilmu agama adalah lambang kebaikan seorang hamba. Pijakan kebahagiaan tuk seorang hamba di dunia dan di akhirat.

Iya, Apalagi kita dimasa, umat Islam di berbagai penjuru dunia, menghadapi berbagai kemunduran; ditimpa oleh pelbagai musibah dan petaka. Kesemuanya disebabkan karena jauhnya mereka dari ilmu agama.

Iya...

Dan musuh-musuh kaum muslimin yang menghendaki kejelekan terhadap umat islam, mereka tidak pernah takut kepada jumlah kaum muslimin yang banyak, tidak takut kepada perkembangan teknologi, kecanggihan persenjataan. Bukan itu yang mereka takutkan. Yang mereka takutkan adalah kalau umat Islam kembali mempelajari agamanya. Itu yang mereka takutkan.

Iya. Karena itu harus disadari dasar pokok ini. Bidikan dari musuh-musuh Islam. Ingin menjauhkan umat Islam dari mempelajari agamanya. Karena itu mereka membuat berbagai makar untuk menjauhkan kaum muslimin dari mempelajari agama. Apakah itu dijalur pendidikannya. Apakah itu pada hal-hal yang mereka biasa baca di media, apa yang biasa mereka lihat. Apakah itu mentransfer budaya mereka ke tengah kaum muslimin.

Demikian pula memunculkan isu-isu, terorisme, isu wahabi dan sebagainya dari hal-hal yang dengannya mereka ingin memalingkan umat Islam dari mempelajari agamanya. Dan diantara makar mereka yang sangat jitu dan banyak orang yang tidak memahami. Orang-orang kufar memiliki mata-mata yang disusupkan ditengah kaum muslimin. Menginteli... umat Islam. Khususnya para ulama sunnah dan orang-orang yang mengenal sunnah.

Iya. Dan ini sudah terjadi dimana-mana. Tidak di Indonesia tidak pula di luar Indonesia. Kita saksikan dengan kepala-kepala kita, kita dengar dari orang-orang yang terpercaya. Sengaja masuk ditengah Salafiyyin, membuat perpecahan, membuat kerusakan, mengadu domba.

Tujuannya hanya satu, supaya mereka sibuk tidak belajar lagi. Sibuk bertengkar, sibuk pada urusan-urusan yang tidak ada gunanya. Akhirnya tatkala mereka berpaling dari ilmu. Itulah awal mula datangnya kehancuran.

Iya. Karena itu harus disadari, oleh para penuntut ilmu, pentingnya mempelajari ilmu syari dan kewajiban untuk selalu memotivasi diri didalam mempelajari ilmu syari tersebut.

Dipertemuan ringkas ini saya akan membaca sebuah mandzhumah dari kitab Jami' Bayanil Ilmi wa Fadhlihi karya Ibnu Abdil Barr Al Andalusi Al Qurthubi rahimahullah ta'ala. Salah seorang ulama terkemuka (di) Madzhab Malikiyyah. Iya. Beliau penulis kitab At Tamhid dan kitab Al Istidzkar. Dan keduanya terkait dengan Al Muwatho Imam Malik. Dicetak dua kitab ini tercetak hampir 60 jilid semuanya. Dan Imam Ibnu Abdil Barr rahimahullah ta'ala memiliki karya tulis yang lainnya. Diantaranya kitab Jami Bayanil Ilmi wa Fadhlihi........ dst.

Selengkapnya, silahkan kunjungi tautan berikut ini.

Adapun tulisan diatas adalah transkrip dari audio ke teks dari tautan tersebut yang berformat mp3. Hanya saja transkrip audio ke teks pada tulisan diatas itu hanya dari file pertama pada menit 01:32 – 10:00.

Selain dengan mengunjungi tautan tersebut, file mp3 yang menjadi bahan trankrip tadi bisa diunduh lewat tautan berikut:

Versi asli: 15,3 MB; 22 KHz; 24 kbps
http://archive.org/download/ilmoe.com-kajian-islam-motivasi-dan-adab-adab-dalam-menuntut-ilmu-makassar/01-motivasi-dan-adab-adab-dalam-menuntut-ilmu-dzulqarnain-net-mp3.mp3


Versi ramping: 10,2 MB; 16 KHz; 16 kbps

https://drive.google.com/file/d/0B0P1oEtpYPrYQ0VhaWpEYUFfV28/view?usp=sharing

Dan berikut ini sebagian transkrip mp3 ke teks seputar motivasi dan adab-adab dalam menuntut ilmu dari file kedua di tautan tersebutTranskrip audio ke teks pada tulisan dibawah ini hanya dari file kedua pada menit menit 03:18 – 10:25.

Disini penulis rahimahullahu ta'ala. Iya ingin menjelaskan kedudukan lisan dan hati pada manusia. Manusia ini dimuliakan oleh Allah. Allah berfirman:

وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ

"Sungguh Kami telah memuliakan anak Adam.” 1)*

Ada sudut kemuliaan yang Allah berikan. Iya... tapi kemuliaan itu... dengan ketentuan. Karena itu siapa yang melanggar ketentuan, keluar dari tuntunan syariat. Allah telah berfirman:

وَمَن يُهِنِ اللَّهُ فَمَا لَهُ مِن مُّكْرِمٍ

"Siapa yang Allah hinakan maka tidak ada yang bisa memuliakannya." 2)*
Tidak ada yang bisa memuliakannya.

Iya, karena itulah, disini beliau terangkan bahwa lisan dan hati, itu punya keterkaitan didalam ilmu. Punya keterkaitan, didalam ilmu. Iya, dan ini disebut didalam Al-Qur'an:

إِنَّ فِي ذَلِكَ لَذِكْرَى لِمَن كَانَ لَهُ قَلْبٌ أَوْ أَلْقَى السَّمْعَ وَهُوَ شَهِيدٌ

"Sesungguhnya dalam hal tersebut ada dzikro" 3)*

Peringatan... Bagi siapa peringatan itu? Iya, dzikro itu dibahasakan untuk ilmu. Al-Qur'an disebut dzikir. Sunnah rasulullah disebut dzikir. Iya. Apa yang disampaikan dari tuntunan agama adalah dzikir. Adalah... dzikir.

Dan Allah berfirman:

وَذَكِّرْ فَإِنَّ الذِّكْرَى تَنفَعُ الْمُؤْمِنِينَ

"Beri peringatan. Dan peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman.” 4)*

Iya dalam hal tersebut ada dzikro ada ilmu. Tapi bagi siapa? Nah, disebutkan ketentuan.

لِمَن كَانَ لَهُ قَلْبٌ

"Bagi siapa yang memiliki hati. "

Iya. Bermanfaat kalau hatinya memahami ilmu itu. Hatinya disirami dengan ilmu tersebut dengan dzikro tersebut. Hatinya menyerap ilmu tersebut.

لِمَن كَانَ لَهُ قَلْبٌ أَوْ أَلْقَى السَّمْعَ

"Dan dia pasang pendengarannya."

Dia pasang pendengaran dia dengar baik-baik untuk dia pahami. Iya, untuk dia pahami. Karena itu seorang penuntut ilmu dari alat yang dia diperlukan ketika dia belajar. Dia memasang pendengarannya baik-baik untuk memahami apa yang diucapkan oleh guru.

وَهُوَ شَهِيدٌ

"Dan dia dalam keadaan syahiid (menyaksikan)"

Perhatikan! ada kehadiran, keseriusan. Nah inilah yang dzikro ini bermanfaat. Iya, ilmu itu bisa diserap. Na'am. Karena itu beliau kaitkan dua hal ini. Hati dan lisan. Dan beliau bahasakan murokkabu.... ditarkib. Sebab penuntut ilmu, diantara tugasnya dia biasakan lisannya dengan ma'lumat. Apa yang dia hapal apa yang dia pahami selalu dia ucapkan di lisannya. Supaya lisannya ini terbiasa dengan ucapan yang baik. Terbiasa dengan kalimat-kalimat yang mulia. Dan apa yang dia ucapkan dari ilmu itu adalah dzikir. Itu adalah...dzikir. Bahkan dari afdholudz dzikir. Dan ini dari keutamaan memuntut ilmu, mempelajari ilmu. Iya.

Dari sini juga beliau ingin menekankan bahwa didalam menghafal, membaca, melatih, itu hendaknya ada gerakan lisan. Gerakan lisan yang menyambung ke hati. Iya, tapi kalau lisannya saja bergerak. Iya seperti orang yang membaca. Dia baca, terbaca, tapi pikirannya kemana-mana. Iya, ingat perniagaannya, ingat pasarnya, ingat urusannya, ingat keluarganya, ingat ini. Iya betul ia membaca, lisannya berjalan. Tapi kalau itu tidak bersambung dengan hatinya. Ini juga tidak memberikan manfaat untuknya. Maka dua hal ini bersambung; lisan dan hatinya al murokkabu fii shodrihi... ditarkib ada didalam dadanya. Ada di dalam dadanya.

Iya. Baik.

Dan disini juga penulis ingin mengesankan. Dan ini termasuk pembahasan penting. Iya. bahwa seorang didalam menuntut ilmu hendaknya dia lapangkan hatinya untuk ilmu tersebut. Dia kosongkan hatinya untuk ilmu tersebut. Iya. Dan ini diantara etika dan adab didalam mempelajari ilmu agama. Iya, tafarughul qalb.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

مَّا جَعَلَ اللَّهُ لِرَجُلٍ مِّن قَلْبَيْنِ فِي جَوْفِهِ

"Allah tidak menjadikan pada seorang itu ada dua hati didalam dirinya.” 5)*

Iya, dia jangan ada dua pikiran kalau ingin bagus dalam ilmu. Konsentrasi. Iya dan dia putus dari hal yang terkait dengan dunianya pada saat dia mempelajari ilmu. Dan ini adalah hal yang penting, didalam memahami ilmu tersebut. Iya, ketika dia duduk di majlis ilmu, berada di taman-taman sorga. dia lupa semua yang lainnya. Dia cuma ingat... ilmu yang apa? ilmu yang disampaikan. Dia merasa dirinya nikmat didalam ibadah. Nah ini yang harusnya dihadirkan oleh seorang penuntut ilmu....dst.

Selengkapnya, silahkan kunjungi tautan berikut ini lalu klik Play in Popup untuk mendengarkan mp3 rekaman kajian dengan durasi seluruhnya sebanyak 2 jam 12 menit 57 detik tersebut.

Selain lewat tautan tadi, file kedua bisa diunduh lewat tautan berikut:

Versi asli: 22,8 MB; 22 KHz; 24 Kbps
http://file3.dzulqarnain.net/file/2013/11/26/dzulqarnain.net/02-motivasi-dan-adab-adab-dalam-menuntut-ilmu-dzulqarnain-net.mp3


Versi hemat: 15,2 MB; 16 KHz; 16 Kbps
https://drive.google.com/file/d/0B0P1oEtpYPrYQ0VhaWpEYUFfV28/view?usp=sharing

Catatan kaki:
1)* QS. Al Isro: 70
2)* QS. Al Hajj: 18
3)* QS. Qaaf: 37
4)* QS. Adz Dzariyaat: 55
5)* QS. Al Ahzab: 4

Mohon maaf apabila ada kesalahan transkrip dari sisi penulisan bahasa, tanda baca, dan gambar yang mewakili serta yang lainnya.

Semoga bermanfaat.


Read More »